Tampilkan postingan dengan label Tips dan Triks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Triks. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2016

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk dengan 15 Trik Ampuh

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk dengan 15 Trik Ampuh
Image from tekno.liputan6.com
Sobat pasti pernah berfikir untuk berhenti dari kebiasaan buruk yang sering sobat lakukan. Entah apa itu kebiasaan buruknya, yang jelas hal tersebut teramat mengganggu keseharian sobat baik itu persoalan kesehatan ataupun hal lain. 

Nah, pada artikel kali ini, saya ingin memaparkan 15 cara mudah yang bisa sobat lakukan untuk menghilangkan kebiasaan buruk yang selama ini masih sobat lakukan. 

Penasaran bagaimana caranya ? 

Langsung saja, berikut ini ke-15 cara menghilangkan kebiasaan buruk versi TanyaApoteker.com.

1# Niat dan Kemauan yang Kuat

Ini adalah hal utama yang harus sobat miliki jika ingin berhenti dari kebiasaan buruk. Sesuatu yang dilakukan dengan niat dan kemauan yang kuat akan lebih mudah terwujud. 

Sama halnya dengan menghilangkan kebiasaan buruk, jika sobat mempunyai niat dan kemauan untuk berhenti dari kebiasaan buruk tersebut, maka kedepannya hal tersebut akan lebih mudah untuk diwujudkan. 

Percaya atau tidak, sesuatu yang tidak diniatkan cenderung akan gagal. 

2# Pahami Apa yang Menjadi Kebiasaan Buruk Anda

Apa yang jadi kebiasaan buruk sobat ?

Catat itu semua dalam sebuah tulisan, kemudian pahami satu per satu kebiasaan buruk tersebut. Misalnya, sobat ingin berhenti dari kebiasaan merokok. Maka pahami atau cari tahu semua hal yang berkaitan dengan merokok, seperti pengertian rokok, bahannya apa saja, bahayanya seperti apa, dan lain-lain.

Dengan cara ini, biasanya sobat akan tersadar mengenai kerugian yang selama ini sobat dapatkan akibat melakukan kebiasaan buruk tersebut. Perasaan menyesal dan kecewa terhadap diri sendiri sering kali muncul pada tahap ini.

3# Coba Solusi Anda Sendiri

Langkah selanjutnya setelah memahami kebiasaan buruk adalah mencari solusi. Tahapan inilah yang paling sulit, karena banyak sekali orang yang gagal menemukan solusi untuk menghentikan kebiasaan buruk mereka. 

Untuk bisa mendapatkan solusi yang tepat, pertama yang harus sobat lakukan adalah memahami kebiasaan buruk seperti yang sudah saya jelaskan di langkah sebelumnya. Dengan pemahaman tersebut, saya yakin sobat akan menemukan solusi yang cocok.

4# Ceritakan Pada Orang yang Anda Percaya, Kemudian Cari Solusi Bersama-sama

Jika sobat tidak juga menemukan solusi, maka alternatif yang bagus adalah dengan menceritakan permasalahan atau kebiasaan buruk sobat ke orang yang dipercaya, kemudian mintalah saran dan cari solusi bersama-sama dengan orang tersebut. Dengan cara ini, biasanya solusi yang didapat akan lebih baik daripada mencari solusi sendirian.

5# Lakukan Bertahap

Apabila solusi sudah sobat dapatkan, maka hal selanjutnya adalah menerapkannya. Untuk menghilangkan kebiasaan buruk, sobat tidak bisa langsung menghentikannya, semuanya perlu proses dan tahapan, tak terkecuali dengan menghilangkan sebuah kebiasaan buruk. 

Mulailah dengan mengurangi intensitas kebiasaan buruk yang sobat lakukan, kemudian perlahan tapi pasti sobat akan bisa berhenti dari kebiasaan buruk tersebut.

Misalnya..

Saya ingin berhenti merokok. 

Maka hal yang harus saya lakukan untuk berhenti merokok adalah dengan mengurangi jumlah rokok yang saya hisap per harinya. 

Jika biasanya sehari saya menghabiskan 20 batang rokok, maka besok saya hanya boleh menghisap 10 batang rokok, kemudian besoknya lagi hanya boleh 5 batang rokok, dan selanjutnya saya tidak boleh lagi mengkonsumsinya.
Simak ya : Cara mudah berhenti merokok berdasarkan pengalaman
6# Jauhi Hal yang Membuat Anda Melakukan Kebiasaan Buruk

Apa yang membuat sobat terpancing untuk melakukan kebiasaan buruk ?

Pahami hal-hal itu, kemudian jauhi.

Misalnya, saya ingin berhenti berperilaku boros, maka mau tidak mau saya harus mengurangi kebiasaan jalan-jalan ke mall atau keluar shopping dengan teman-teman. Jika sobat bisa melakukannya, maka perlahan kebiasaan buruk tersebut akan hilang.

7# Sibukan Diri dengan Hal Positif

Kebiasaan buruk adalah hal yang negatif. Maka solusi untuk melawan dan menghilangkannya yaitu dengan memenuhi otak sobat dengan hal-hal yang positif. Membiasakan diri untuk memikirkan dan melakukan hal positif akan menjauhkan sobat dari melakukan hal negatif alias kebiasaan buruk. 

Selain itu, kebiasaan positif juga akan berdampak baik bagi kesehatan dan kehidupan. Berfikir positif akan menghindarkan sobat dari yang namanya stres ataupun kegalauan. Sedangkan, melakukan hal positif akan membantu menjaga kesehatan secara tidak langsung.

8# Berjanjilah Pada Diri Sendiri

Buatlah perjanjian dengan diri sendiri. Perjanjian ini nantinya akan menjadi bukti dan keseriusan sobat untuk berhenti dari kebiasaan buruk. Tulislah janji sobat untuk berhenti dari kebiasaan buruk, contohnya..
" Saya berjanji terhadap diri saya dan atas nama diri saya bahwa saya tidak akan melakukan kebiasaan buruk yaitu bla..bla..bla. Jika nanti saya melakukan kebiasaan buruk itu lagi, maka saya harus mentraktir teman satu kelas saya bakso dan mie ayam".
Nah..

Kurang lebih seperti itu, sobat bisa mengkreasikannya sendiri sesuai keinginan.

9# Berjanjilah Pada Tuhan

Berjanji pada diri sendiri memang sangat riskan untuk di ingkari, hal ini terjadi karena memang pemikiran manusia selalu berubah-ubah sesuai keadaan. Untuk mengantisipasi hal ini, sobat bisa berjanji dengan tuhan.

Berjanji kepada sang maha pencipta, merupakan janji yang sangat sakral, yang akan membuat sobat sulit untuk mengingkarinya. 

Coba saja deh kalo gak percaya.

10# Jangan Jadikan Kebiasaan Buruk Itu Suatu "Kebiasaan"

Jika sobat punya kebiasaan buruk, maka jangan jadikan kebiasaan buruk tersebut sebuah kebiasaan yang akan terus sobat lakukan. Mengatakan bahwa itu adalah kebiasaan buruk justru akan memperkuat melekatnya hal tersebut pada diri sobat. 

Jadi mulai sekarang, jangan lagi berkata saya punya kebiasaan buruk, tetapi berkatalah saya pernah melakukan suatu hal buruk yang dimana saya tidak akan mengulanginya lagi.
Simak ya : 12 Kebiasaan sehat di pagi hari yang harus anda lakukan
11# Carilah Motivasi

Ini adalah pengalaman saya sendiri. Dulu saya pernah punya kebiasaan buruk, berkali-kali saya mencoba untuk menghilangkan kebiasaan tersebut, namun apa daya ternyata hasilnya nol. 

Dari situlah saya berfikir, bagaimana kalo saya mencari hal-hal yang sifatnya memotivasi dan menginspirsi. Kemudian, hampir setiap hari saya selalu melihat acara televisi yang memotivasi saya seperti " Mario Teguh, Hitam Putih, Kick Andy dll". 

Dari tontonan tersebut, saya mulai sadar dan punya alasan kenapa saya harus berhenti dari kebiasaan buruk yang pernah saya lakukan.

12# Catat "Action" Anda

Apa yang telah sobat lakukan untuk menghentikan kebiasaan buruk ?

Catat semuanya..

Apa yang telah sobat lakukan, apa saja solusi yang pernah diterapkan, lalu evaluasi solusi mana yang efektif dan mana yang tidak. Dengan melakukan hal ini, sobat akan bisa memantau perkembangan usaha sobat dalam berhenti dari kebiasaan buruk. Dari sini juga, terkadang muncul ide atau solusi yang lebih baik dari sebelumnya.

13# Beri Hadiah Ketika Ada Kemajuan

Berikan hadiah pada diri anda sendiri ketika bisa meraih sebuah kemajuan. Hadiah akan menjadi sebuah motivasi dan akan meringankan kepenatan sobat dalam upaya berhenti dari kebiasaan buruk. 

Misalnya, ketika kita berhasil tidak merokok dalam seminggu, maka kita berhak mendapatkan baju atau tas baru, yang uangnya kita ambil dari jatah uang rokok yang sebelumnya selalu dibelikan rokok.

14# Anda Butuh Sebuah "Kesadaran"

Kesadaran adalah suatu yang sangat penting. Sadarilah apa dampak buruk dan juga bahaya dari kebiasaan buruk yang sering sobat lakukan. Renungkan hal tersebut agar dalam pikiran sobat muncul kesadaran akan pentingnya berhenti melakukan kebiasaan buruk.

15# Dekatkan Diri dengan Tuhan

Mendekatkan diri kepada tuhan adalah salah satu upaya yang bisa sobat lakukan untuk berhenti dari kebiasaan buruk. Rajinlah beribadah dan juga berbuat baik, hal ini akan memudahkan sobat dalam menghentikan kebiasaan buruk yang selama ini terpelihara.

Nah..

Bagaimana ?

Masih ragu untuk mempraktekannya. Terapkan tips berhenti dari kebiasaan buruk diatas sekarang juga dan rasakan manfaatnya. 

Suatu pengetahuan yang tidak diterapkan merupakan sebuah kerugian. Sekarang sobat sudah memiliki pengetahuan tentang cara berhenti dari kebiasaan buruk, jadi sobat tinggal menerapkannya agar tidak termasuk kedalam golongan yang merugi. 

Oke, sekian dari saya, jangan lupa like dan share ya...

Sabtu, 16 Juli 2016

Tips Ampuh Mengatasi Sendawa Kembung dan Kentut

Tips Ampuh Mengatasi Sendawa Kembung dan Kentut
Image from Brilio.net

Siapa coba yang tidak pernah mengalami sendawa, kembung dan juga kentut. Pasti semua orang pernah mengalaminya.

Sendawa, kembung dan kentut bukanlah sebuah penyakit ataupun masalah kesehatan yang serius, ketiganya merupakan suatu mekanisme yang wajar terjadi pada saluran pencernaan kita.

Jika di pikirkan lebih mendalam, sebenarnya apa perbedaan dari sendawa, kembung, dan kentut?

Kemungkinan besar anda akan menjawab perbedaan di antara ketiganya adalah tempat terjadinya. Jika sendawa keluar dari mulut, kembung berada di perut, dan kentut keluar dari dubur.

Itu memang logis, tapi nampaknya jawabannya kurang tepat jika dijawab seperti itu.

Lalu apa jawaban yang tepat ?


Kita akan sama-sama mengetahuinya setelah membaca seluruh artikel ini...

Kembung, sendawa, dan buang gas biasanya disebabkan udara yang tertelan atau terpecahnya makanan yang melalui proses pencernaan. Anda mungkin mengalami ketiganya sesekali atau berulang kali dalam satu hari.

Sendawa (Flatulensi)


Bersendawa adalah cara tubuh untuk mengeluarkan udara berlebih dari perut. Anda mungkin menelan banyak udara ketika makan atau minum terburu-buru, berbicara sambil makan, mengunyah permen karet atau mengunyah permen keras, minum minuman berkarbonasi, atau minum melalui sedotan.

Penyakit seperti gastroesopageal reflux juga dapat menyebabkan sendawa. Jika asam lambung naik ke tenggorokan, anda mungkin akan menelan berkali-kali untuk mengurangi rasa tidak nyaman, sehingga banyak udara ikut tertelan dan mengakibatkan sendawa.

Selain itu beberapa orang juga menelan udara sebagai kebiasaan untuk mengatasi rasa gugup. Pada beberapa orang sendawa menjadi suatu kebiasaan tanpa adanya hubungan dengan jumlah gas dalam lambung, dan bisa juga karena rasa tidak enak di dalam lambung, dan dengan melakukan sendawa ini perasaan tidak enak ini bisa berkurang.

Hal ini tanpa disadari dapat mendorong seseorang untuk melakukan kebiasaan bersendawa. Dalam kasus lain sendawa juga berhubungan dengan penyakit mag dan penyakit ulkus peptikum.

Jika ditelisik, sendawa justru sering terjadi ketika kita selesai makan, apalagi jika makan terlalu kenyang .

Apa penyebabnya ?


Disaat kita makan, tentunya akan banyak udara yang masuk ke perut bersamaan saat kita mengunyah. Karena itu, bukannya sudah dianjurkan dalam islam ataupun medis bahwa ketika kita mengunyah makanan sebaiknya tidak" kecap "atau membunyikan mulut, hal ini dilakukan untuk mencegah banyaknya udara yang masuk ke perut.

Dengan mengunyah tanpa membuka mulut, kemungkinan udara masuk akan sedikit dan ini akan meminimalkan terjadinya perut kembung ataupun sendawa.

Namun ternyata sendawa juga terjadi saat kita tidak kenyang atau bahkan saat lapar.

Kenapa hal ini bisa terjadi ?


Tentu saja bisa ....

Namun sendawa yang seperti ini perlu di waspadai apalagi jika disertai gejala seperti nyeri dada kanan dan punggung, tangan sering kesemutan, dan gejala lainnya. Hal ini  bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan lain yang lebih serius seperti batu empedu, tukak lambung, gastritis, asam lambung yang naik ke esofagus dan gangguan pada pankreas.

Tips Untuk Mencegah Sendawa ?

1# Makannya Nyantai Aja 


Jangan makan atau minum terlalu cepat apalagi terburu-buru. Makan terlalu cepat akan membuat banyak udara ikut masuk ke perut, selain itu risiko tersedak juga semakin tinggi. Hindari juga minum melalui sedotan, karena disaat kita menghirup minuman melalui sedotan otomatis akan banyak udara yang ikut masuk bersama minuman yang kita konsumsi.

2# Hindari Minuman Bersoda

Hindari minum minuman yang berkarbonasi atau bersoda, karena minuman ini melepaskan gas karbon dioksida pemicu sendawa. Selain itu jangan mengunyah permen karet atau permen keras lainnya, karena anda akan menelan udara lebih banyak dan juga lebih sering dari biasanya ketika anda mengunyah permen.

3# Stop Merokok

Jangan merokok, karena anda juga akan menghirup dan menelan udara saat merokok. Kurangi jumlah rokok yang anda hisap setiap harinya, atau jika bisa berhenti total. Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga. Jika merasa kesulitan untuk berhenti merokok, saya sudah punya rahasianya nih, silahkan bisa di cek di artikel yang berjudul cara mudah berhenti merokok.

Kembung 


Bila gas tidak keluar melalui sendawa atau kentut, udara dapat terjebak di dalam perut dan usus sehingga menyebabkan kembung atau begah.

Kembung sering disertai nyeri perut baik ringan ataupun berat. Perlu diketahui juga bahwa wanita lebih rentan terkena perut kembung. Itu karena usus pada wanita lebih panjang dibanding laki-laki.

Kembung bisa disebabkan oleh...

  1. Makan makanan yang berlemak atau makanan yang menghasilkan gas seperti sayuran mentah
  2. Stres dan kecemasan
  3. Merokok
  4. Infeksi saluran cerna
  5. Adanya penyakit atau sindrom iritasi usus
  6. Intoleransi laktosa dimana usus tidak mampu menyerap dan mencerna komponen makanan tertentu

Dikutip dari liputan6.com, Dr. Pixie Mckenna mengungkapkan bahwa sekitar 70 % pasiennya memiliki keluhan perut kembung dan begah. Kebanyakan dari mereka penyebabnya adalah mengkonsumsi makanan yang pedas, kafein, alkohol, dan telat makan.

Selain itu kebiasaan merokok dan konsumsi buah terlalu banyak juga bisa sebabkan kembung, dan parahnya lagi kebiasaan menggigit tutup pulpen juga menjadi salah satu pemicu perut kembung. Kebiasaan lain seperti memakan permen dan memakai celana terlalu longgar juga harus dihindari agar kembung tidak terjadi.

Tips Untuk Mencegah Kembung ?

1# Kurangi Lemak

Makan makanan rendah lemak dan juga hindari makanan yang menyebabkan produksi gas berlebih seperti bahan pangan mentah. Kurangi juga kebiasaan mengunyah permen atau makan buah berlebih.

2# Konsumsi Sedikit Garam 


Kurangi asupan garam. Terlalu banyak garam dalam menu makanan setiap harinya akan menimbulkan kembung.Hindari juga terlalu banyak makan makanan cepat saji atau fast food, karena makanan seperti ini sarat dengan garam.

3# Pilih Makanan Berserat

Makan makanan berserat. mengkonsumsi makanan berserat akan mengurangi risiko kembung. Makanan berserat yang bagus adalah jeruk, brokoli, kubis dan jamur. Sebaiknya sisipkan bahan makanan ini di menu anda setiap harinya untuk menjaga tubuh tetap fit dan terhindar dari kembung.

4# Maksimalkan Kalium

Makan makanan yang kaya kalium seperti pisang dan ubi jalar. Makanan kaya kalium akan menyerap banyak air di dalam tubuh, hal ini akan membantu dalam mencegah timbulnya masalah perut seperti kembung.

5# Jangan Berlebihan

Makanlah secukupnya jangan berlebihan, kurangi juga makan makanan yang terlalu pedas, kopi, dan alkohol. Atur pola makan dengan makan tepat waktu atau ketika perut merasa lapar.

Kentut


Kentut terbentuk dari hasil fermentasi sisa pencernaan di usus besar. Karena hasil fermentasi zat sisa makanan, maka gas ini terkadang berbau tidak enak, tergantung pada makanan yang di konsumsi.

Gas kentut pada dasarnya sama seperti sendawa. Bedanya jika sendawa itu hasil dari kelebihan gas atau udara di dalam lambung, sedangkan gas kentut dihasilkan dari hasil fermentasi residu pencernaan di dalam usus besar.

Karena usus besar lebih dekat dengan anus, maka gas yang dihasilkan pun keluar melalui anus atau lubang dubur. Bayangkan jika gas kentut keluar dari mulut, kuatkah anda ?

Lalu Bagaimana dengan Kentut yang Berlebihan ?

Frekuensi kentut yang berlebih tentunya sangat mengganggu apalagi jika bau yang ditimbulkan sangat tidak enak. Permasalahan kentut berlebih biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri di dalam usus atau karena kebiasaan anda yang makan terburu-buru, makan sambil ngobrol, minum-minuman bersoda, dan makan berlebihan.

Kebiasaan seperti itu akan membuat banyak gas terbawa ke dalam perut, dan jika gas tidak dikeluarkan melalui sendawa maka gas akan keluar melalui dubur.

Semakin banyak gas yang tidak keluar melalui sendawa maka akan semakin tinggi gas yang keluar berupa gas kentut.Untuk itu hindarilah kebiasaan yang menyebabkan banyak udara masuk ke tubuh, dengan begitu risiko anda kentut berlebihan akan berkurang.

Tips Untuk Mengurangi Kentut ?

1# Pilih-Pilih Makanan

Hindari makanan yang membuat anda sering buang gas seperti buncis, kacang polong, kol, bawang, minuman bersoda, kentang, pisang, dan roti gandum.

Selain itu makan makanan yang rendah lemak, kurangi makanan yang tinggi serat untuk sementara.

2# Makannya Nyantai Aja

Makanlah secara perlahan dan jangan terburu-buru. Makan terlalu cepat atau saat sedang stres akan mengganggu pencernaan.

Ingat ?

Jangan langsung tidur sesudah makan, waktu yang dianjurkan adalah 2 jam sesudah makan baru boleh tidur.

Nah, itulah beberapa tips untuk mengatasi sendawa, kembung, dan kentut. Semoga setelah membaca ini anda tidak lagi kentut sembarangan yah,,,hihihi...

Nyeri dan Sakit Perut Mendadak, Inilah Penyebabnya ?

Nyeri dan Sakit Perut Mendadak, Inilah Penyebabnya ?
Image from Merdeka.com
Mulai sekarang jangan sepelekan apabila merasakan perut anda sakit dan nyeri secara tiba-tiba, sebab jika tidak ditangani secara serius dapat mengakibatkan komplikasi lebih berat pada organ lainnya di dalam perut.

Mungkin anda sering mengartikan rasa nyeri atau sakit pada perut disebabkan oleh mag atau diare, namun nyatanya itu sama sekali tidak benar. Butuh pemahaman mengenai gejala-gejala yang muncul untuk kemudian ditentukan penyebab nyerinya.

Banyak sekali penderita yang mengeluhkan nyeri atau sakit perut. Rasa sakit di perut ini banyak sekali macamnya, karena organ di dalam perut juga sangat banyak.

Karena itu untuk dapat memastikan penyebab nyeri perut tersebut, dokter haruslah pandai-pandai melihat gejalanya, atau paling tidak haruslah ada pemahaman pasien apabila ingin mendiagnosa dan mengobati sendiri.

Nyeri perut yang sifatnya mendadak merupakan suatu kegawatan di daerah perut yang dapat terjadi karena masalah penyakit dalam atau penyakit bedah. Penderita dengan nyeri perut mendadak biasanya mengalami nyeri yang tiba-tiba muncul dan berlangsung kurang dari 24 jam.

Beberapa penderita dengan sakit seperti ini perlu dilakukan tindakan pertolongan darurat untuk menghindarkan dari munculnya komplikasi lebih lanjut.

Pada dasarnya nyeri yang datang dari perut disebabkan oleh gangguan organ pencernaan seperti lambung dan usus, namun banyak juga yang ternyata disebabkan oleh kelainan pada pankreas atau kantung empedu.

Hal inilah yang menyebabkan perlu dilakukannya diagnosis yang tepat serta penanganan se-segera mungkin.

Kenali Apa Penyebab Anda Sakit Perut?

Metode diagnosa yang bagus adalah dengan mengenali gejala atau keluhan sakit pada perut.

Anda harus tahu...

Apakah nyeri perutnya berkaitan dengan makanan yang di konsumsi sebelumnya seperti makanan pedas, asam, atau alergi dengan makanan tersebut?

Apakah rasa nyerinya menetap, timbul terus-menerus atau hilang lalu muncul lagi?

Apakah ada penjalaran rasa nyeri ke tempat lain, misalnya punggung, bahu, ulu hati, atau biji kemaluan (testis) ?

Bagaimana sifat nyerinya, apakah seperti ditusuk-tusuk atau hanya rasa pedih dan perih? dan adakah waktu dan bagian yang dominan rasa nyerinya, seperti nyeri yang paling terasa di bagian perut kiri atas pada saat buang air besar atau buang air kecil?

Beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan nyeri atau sakit pada perut adalah sebagai berikut:


Penyebab Nyeri dan Sakit Perut Mendadak

Nyeri dan Sakit Perut Mendadak, Inilah Penyebabnya ?
Image from Merdeka.com

Faktor makanan

Jika timbulnya nyeri berhubungan dengan makanan dan berpusat di garis tengah perut (ulu hati), biasanya disebabkan oleh gangguan pada lambung dan usus. Ini bisa juga menjalar ke punggung bagian tengah, terutama bila rangsangannya begitu berat.

Makanan yang merangsang seperti makanan pedas atau asam, alkohol, rokok, dan sebagainya tentu dapat menimbulkan timbulnya rasa sakit pada perut. selain itu pola makan yang tidak teratur dan terjadwal juga sering sebabkan sakit pada perut terutama mag.

Simak : Makanan yang cocok untuk penderita maag akut maupun kronis

Kelainan esofagus

Kemungkinan lokasi nyerinya ada di daerah belakang tulang dada bagian tengah serta tengkuk. Kelainan nyeri pada esofagus ini dapat menjalar hingga punggung, apabila sudah parah kondisinya.

Kelainan pada usus buntu

Kelainan pada usus buntu akan memberi rasa nyeri yang dalam seperti ditusuk-tusuk, lokasinya di bagian perut kanan bawah. Terkadang rasa nyeri menjalar ke ulu hati dan pinggang sebelah kanan.

Biasanya rasa sakit akan sedikit mereda pada posisi tubuh tertentu, namun jika rasa sakit dan nyeri menetap hingga lebih dari 6 jam maka perlu dipertimbangkan kemungkinan untuk dilakukannya operasi pengambilan usus buntu (apendektomi).

Kelainan pada pankreas

Kelainan pankreas atau yang dikenal dengan pankreatitis akan menimbulkan rasa nyeri di ulu hati bagian tengah atau perut sebelah kiri atas. Sifat nyeri pada pankreatitis umumnya hebat dan dalam yang terkadang disertai penjalaran rasa sakit hingga bahu kiri dan punggung bagian tengah.

Penderita bisa merasa sangat kesakitan bahkan hingga membungkukan badan karena rasa nyeri yang amat hebat. Kelainan pada pankreas ini bisa menjurus pada diabetes mellitus jika tidak segera ditangani.

Simak : Apakah diabetes mellitus bisa disembuhkan ? temukan jawabannya disini !

Kelainan pada kandung empedu


Kelainan pada kandung empedu akan menyebabkan rasa nyeri hebat seperti ditusuk-tusuk sampai ke dalam yang berpusat di perut sebelah kanan atas (sesuai letak kandung empedu). Rasa nyeri juga kerap menjalar ke bahu hingga punggung.

Kelainan pada rongga pelvis (pinggul)

Apabila timbul rasa nyeri di perut bagian tengah bawah. Keluhan tersebut sering disertai rasa sakit saat buang air kecil, terutama jika disebabkan oleh kelainan pada kandung kemih atau saluran kencing. Tidak jarang pula nyeri hebat timbul ketika menstruasi yang disebabkan oleh kelainan organ-organ reproduksi .

Seandainya rasa nyeri disertai demam, jantung berdebar (tacycardia), dan berkeringat dingin maka perlu dicurigai kemungkinan munculnya infeksi yang lebih berat.

Untuk itu jika rasa nyeri perut sampai menunjukan gejala seperti disamping maka segeralah periksakan ke dokter agar dapat dilakukan pengobatan sesegera mungkin, untuk menghindari terjadinya komplikasi yang lebih parah.

Apakah Nyeri Perut Bisa Kambuh Lagi Setelah Sembuh?

Hal ini tergantung penyebab dan penanganan pertama nyeri perutnya. Jika penyebab nyeri perut telah diketahui dan ditangani dengan tepat sesuai gejala dan keluhannya, maka kemungkinan nyeri perut untuk kambuh sangat kecil sekali.

Lalu, kenapa dokter selalu me-wawancarai pasien nyeri perut dengan banyak pertanyaan?


Memang menyebalkan, ketika ke dokter dan mengeluh sakit perut mendadak. Pasti dokter akan menghujani kita dengan banyak sekali pertanyaan, padahal kondisi perut sedang kesakitan. Namun hal itu pada dasarnya dilakukan dokter untuk memberikan diagnosis yang tepat serta menghindarkan dari hal yang sifatnya salah mendiagnosis.

Bukankah anda tahu kalau di dalam perut banyak sekali organ tubuh dan kesemuanya mempunyai kemungkinan yang sama untuk menimbulkan nyeri pada perut.

Jadi sebaiknya anda tidak kecewa jika mengalami hal seperti itu, karena itu semua dilakukan demi kebaikan anda agar penyebab nyeri perut dapat diketahui secara tepat.

Jadi jelas bukan bahwa ada begitu banyak kemungkinan penyebab sakit atau nyeri perut mendadak. Setelah ini mungkin anda sudah bisa mendiagnosis secara tepat apa sebenarnya penyebab anda mengalami nyeri perut yang datang tiba-tiba.

Jangan sepelekan masalah sakit pada perut, jika rasa sakit perut bisa hilang jika dibiarkan, itu mungkin hanya sebuah kebetulan karena nantinya jika tidak mendapatkan pengobatan segera bisa saja sakit perut muncul lagi di suatu hari dengan kondisi yang lebih parah.